Kamis, 07 April 2016
Kamis, 31 Maret 2016
Benarkah Facebook Ditinggalkan Anak Muda “Milenial”?
Benarkah Facebook Ditinggalkan Anak Muda “Milenial”?
Oik Yusuf - Kompas Tekno
Kamis, 31 Maret 2016 | 20:08 WIB
363
Shares
ist
Ilustrasi Facebook mobile
Berita Terkait
Diperbarui, Path Jadi Mirip Facebook Diretas, Foto-foto Pribadi Adele Beredar di Facebook Facebook Nyaris Bikin Ponsel Pesaing iPhone Facebook Bisa Kenali Profil Palsu Fitur Pelacak Korban Bom Pakistan Bermasalah, Facebook Minta Maaf
KOMPAS.com - Di tengah kemunculan jejaring-jejaring sosial seperti Instagram dan Snapchat yang akrab dengan anak muda, muncul anggapan bahwa audience dari generasi milenial sudah mulai meninggalkan Facebook.
Benarkah demikian? Ternyata belum tentu juga. Setidaknya untuk anak muda di Amerika Serikat, seperti ditunjukkan oleh sebuah penelitian terbaru dari firma riset ComScore yang dirangkum KompasTekno dari Re/code, Kamis (31/3/2016).
Riset tren internet yang dilakukan ComScore pada Desember 2015 ini antara lain mengukur persentase penggunaan internet di kalangan muda berusia 18-34 tahun ke jejaring-jejaring sosial utama tiap bulannya.
Waktu yang mereka habiskan dalam memakai masing-masing jejaring sosial itu pun diukur.
Hasilnya cukup mengejutkan. Facebook yang banyak dikira sudah ditinggal anak muda ternyata justru muncul di urutan teratas. Bukan cuma paling sering dikunjungi, jejaring pimpinan Zuckerberg itu pun paling banyak menyerap waktu generasi milenial.
Comscore
Grafik perbandingan presentase anak muda AS usia 18-34 tahun yang mengunjungi sejumlah jejaring sosial, berikut lamanya waktu yang dihabiskan di masing-masing jejaring sosial, per Desember 2015, menurut penelitian Comscore
Waktu yang dihabiskan para anak muda AS di Facebook 2,5 kali lebih lama dibandingkan durasi pemakaian “pesaing” terdekatnya, Snapchat, yang duduk di urutan kedua dalam hal ini. Adapun Instagram yang juga dimiliki oleh Facebook duduk di urutan ketiga,
Temuan ini seolah mematahkan anggapan bahwa Facebook sekarang identik dengan orang tua. Masih banyak pengguna muda di sana. Tak mengherankan pula raksasa biru tersebut punya nilai kapitalisasi pasar sebesar 340 miliar dollar AS.
Tapi Facebook harus berhati-hari karena jejaring sosial lain seperti Snapchat, Vine, Tumblr, bahkan Instagram makin condong menyasar kaum muda. Mungkin Facebook ingin kembali mencaplok jejaring sosial lain seperti yang dilakukannya pada Instagram?
Editor : Deliusno
Sumber : Re/code










